Ryūtsūkagaku Daigaku (Ryuka)

University of Marketing and Distribution Sciences (atau biasa disebut Ryuka, singkatan dari Ryūtsū Kagaku) adalah universitas yang didirikan oleh pebisnis berkarisma yang sudah terkenal namanya di dunia ekonomi dan perdagangan, Isao Nakauchi pada tahun 1988.

Di area kampus, terdapat lapangan rumput buatan dan ruang kelas dengan berbagai ukuran

"Mengilmiahkan distribusi" itu apa sih?

Misalnya, ketika kita dihadapi dengan situasi darurat seperti bencana alam, pada saat itulah kita akan menyadari betapa pentingnya sebuah “barang”, rasa syukur memiliki “barang” tersebut, dan pentingnya “distribusi”.

Peran sosial dari “distribusi” ini pun semakin lama semakin besar di dalam Masyarakat modern.

Apabila kita melihat situasi dunia dengan lebih memperhatikan bidang “distribusi”, penduduk di negara-negara yang bidang distribusinya masih kurang berkembang terpaksa hidup dengan tidak nyaman. Bahkan di negara maju sekalipun, bisa terjadi kerugian sosial yang sangat besar apabila ada ketidakseimbangan antara produksi dan distribusi.

Misi dari University of Marketing and Distribution Sciences adalah untuk mengembangkan “Sumber Daya Manusia” yang dapat berkontribusi ke kedamaian dan peningkatan kualitas kehidupan dari orang-orang di seluruh dunia dengan merekonstruksi ulang fungsi dari “distribusi”, dan membentuk “masyarakat yang benar-benar makmur” serta berhati besar.

Kurikulum di University of Marketing and Distribution Sciences terdiri dari 3 fakultas dan 7 jurusan.

Dari OBKG ke Ryuka!

University of Marketing and Distribution Sciences, yang meraih penghargaan “Universitas yang Direkomendasikan untuk Mahasiswa Internasional 2020, Wilayah Jepang Barat, Bidang Ilmu Sosial” dari Japan Study Abroad AWARD, juga populer di kalangan mahasiswa OBKG. Setiap tahun, banyak lulusan melanjutkan studi khususnya di Jurusan Marketing, Management, Economics, dan Tourism.

Berikut ini adalah kelebihan dari University of Marketing and Distribution Sciences.

  • Memiliki departemen khusus untuk menangani pelajar asing yang memberikan dukungan untuk setiap mahasiswa asing.
  • Memiliki hubungan yang sangat kuat dengan banyak perusahaan sehingga persentase penerimaan kerja di Jepang sangat tinggi.
  • Pada tahun kedua, mahasiswa dapat mengubah fakultas atau jurusan, sehingga tetap aman jika minat belajar berubah setelah masuk.
  • Asrama di kampus berbentuk share house, dengan biaya bulanan 35.000 yen termasuk air, listrik, dan Wi-Fi. Tinggal bersama mahasiswa Jepang mempercepat pembelajaran bahasa dan budaya, meskipun setiap orang tetap memiliki kamar pribadi.

OBKG dan University of Marketing and Distribution Sciences sudah memiliki ikatan kerjasama. Karena itu, siswa yang belajar bahasa Jepang di OBKG dan ingin melanjutkan pendidikan ke University of Marketing and Distribution Sciences akan mendapat berbagai macam keuntungan khusus, yaitu :

  1. Potongan biaya kuliah ketika masuk sebesar ¥200,000!
  2. Potongan biaya kuliah sebesar 50% selama 4 tahun (ada syarat dan ketentuan lanjutan)
  3. Ditambah lagi potongan biaya kuliah berdasarkan hasil ujian kemampuan bahasa Jepang (JLPT) pada saat masuk hingga ¥200,000!

Apabila ingin masuk ke University of Marketing and Distribution Sciences, paling menguntungkan apabila melalui OBKG!!

Kampus dengan luas 164.456㎡ (setara dengan 25 lapangan sepakbola)

Faculty of Commerce

Department of Marketing

Memikirkan secara mendalam hubungan dengan konsumen

Mahasiswa akan mempelajari bagaimana produsen mengkomunikasikan karakteristik dari barang dan jasa kepada konsumen melalui pasar.
Mahasiswa juga akan mempelajari tren dunia ekonomi yang terbaru, memahami kebutuhan dari konsumen, hal apa yang diperlukan untuk menjual barang, serta sistem distribusi apa yang harus digunakan untuk mendapatkan hasil yang paling efektif.

Jenjang karier

Retail industry, wholesale industry, manufacturing industry, logistics industry, advertising industry, high school teacher (commerce), etc.

Department of Management

Mempelajari logika dibalik perusahaan yang sukses

Mahasiswa akan mempelajari tentang aktivitas perusahaan yang berperan penting di dalam aktivitas ekonomi.
Mahasiswa akan mempelajari manajemen beserta strateginya secara sistematis demi mengembangkan pemimpin-pemimpin bisnis di masa depan.
Jurusan ini cocok untuk kalian yang ingin membuka bisnis sendiri, ataupun bekerja di perusahaan.

Jenjang karier

Wholesale and logistics industries, manufacturing industry, finance industry, retail industry, tax accountant, National Tax Agency specialist, management consultant, etc.

Faculty of Economics

Departement of Economics

「Bertujuan untuk mengubah dari “Apa sih Ilmu Ekonomi itu?” → “Ilmu Ekonomi itu bagus ya!!” 」

Kita semua melakukan kegiatan ekonomi setiap hari. Akan tetapi, apakah kamu benar-benar menyadarinya? Kita akan menggunakan ilmu ekonomi untuk berpikir bagaimana kita dapat membuat diri kita, komunitas di sekitar kita, negara kita, hingga seluruh dunia menjadi lebih makmur dan bahagia.

Jenjang karier

Finance industry, civil servant (city hall, police officer, firefighter, etc.), retail industry, wholesale and manufacturing industry, etc.

Department of Economic Information

Menggunakan IT (Information Technology) untuk memahami ekonomi

Jurusan dimana kalian akan memperoleh kemampuan untuk melihat perekonomian secara keseluruhan dengan menghubungkan 2 kata kunci yaitu “Ekonomi” dan “Informasi”.
Dengan mempelajari kemampuan menggunakan komputer serta cara untuk membaca dan mengolah data, kami akan mengembangkan sumber daya manusia yang dapat memprediksi ekonomi dan membangun masa depan yang makmur.

Jenjang karier

Information and communication industry (programmer, system engineer, etc.), retail industry, wholesale industry, manufacturing industry, financial industry, civil servants (city hall, police officers, firefighters), etc.

Faculty of Human and Social Sciences

Department of Human and Social Sciences

Memahami berbagai fenomena yang terjadi di dalam masyarakat

Berfokus pada sosiologi dan psikologi, mahasiswa akan belajar mengenai manusia dan masyarakat secara lebih luas.
Mahasiswa akan belajar mengenai berbagai fenomena yang terjadi di dalam masyarakat seperti kebutuhan sosial dan gaya hidup, cara meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari, dan bagaimana cara kerja “pikiran” serta “komunikasi” dalam masyarakat.

Jenjang karier

Civil servant (city hall, police officer, firefighter, etc.), medical and welfare service industry, planning and sales staff in general companies, apparel industry, food service industry, etc.

Department of Tourism

Mempelajari “hospitality” yang akan membuat semua orang tersenyum.

Mengembangkan sumber daya manusia di bidang pariwisata. Mahasiswa akan memperdalam pengetahuan mereka mengenai business model dan service management dalam perusahaan transportasi, agen pariwisata, hotel, hingga wedding planner. Terlebih lagi, mahasiswa akan belajar mengenai apa itu “hospitality” yang merupakan hal yang sangat penting dalam bidang pariwisata. Dengan itu, kami mengembangkan sumber daya manusia yang dapat menunjukkan hospitality yang tinggi dan pandai dalam manajemen.

Jenjang karier

Tourism development industry, travel industry, lodging industry, transportation industry (ground staff, etc.), railroad industry, bridal industry, etc

Department of Human Health and Wellbeing

Mempelajari lebih dalam tentang “Kesehatan” secara ilmiah.

Pendekatan ilmiah terhadap kehidupan dengan kesehatan sebagai kata kuncinya.
Mahasiswa akan mempelajari tentang mekanisme tubuh manusia, pentingnya berolahraga, serta bagaimana cara menjaga kondisi tubuh baik secara fisik maupun mental. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan belajar mengenai hal-hal apa yang dapat dilakukan agar orang-orang dapat hidup sehat serta bagaimana cara menyampaikannya ke masyarakat luas.

Jenjang karier

Public servants (city hall, police officers, firefighters), medical/welfare service industry, service industry (health-related facilities, etc.), retail industry (sports-related companies, etc.), manufacturing industry (sports manufacturers), etc.

授業風景

Dialog OBKG x Ryuka

Menjadi pribadi yang kalian inginkan!

University of Marketing and Distribution Sciences (Ryuka) menerapkan berbagai bentuk pembelajaran aktif (active learning) melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan ternama Jepang dan komunitas lokal.
Setiap tahun, banyak lulusan OBKG yang melanjutkan studi ke University of Marketing and Distribution Sciences yang terletak di kota Kobe, yang berada di sebelah kota Osaka ini.

OBKG:Pertama-tama, University of Marketing and Distribution Sciences itu universitas yang seperti apa?

Ryuka:University of Marketing and Distribution Sciences adalah universitas yang menerima dan men-support banyak mahasiswa asing yang ingin mencari pekerjaan di Jepang. Banyak sekali pelajar asing lulusan OBKG yang masuk ke universitas kami setiap tahunnya.
Setelah lulus, sebagian besar lulusan kami bekerja untuk jaringan convenience store besar dan perusahaan distribusi lainnya. Dan dalam beberapa tahun terakhir ini, ada juga peningkatan dalam penerimaan kerja di bidang perhotelan.
Tingkat penerimaan kerja di universitas ini mencapai 98%, termasuk mahasiswa Jepang.
Sebagian besar mahasiswa internasional yang ingin bekerja di Jepang berhasil mewujudkan impian mereka.

Berkat bantuan dan kerjasama dari 留学生支援課 (Divisi khusus untuk membantu pelajar asing) dan 就職部 (Departemen karier), tercapailah persentase penerimaan kerja yang tinggi.

OBKG:Bagaimana cara mencapai persentase penerimaan kerja yang tinggi itu?

Ryuka:Kami mempunyai 留学生支援課(Divisi khusus untuk membantu pelajar asing) yang tidak dimiliki universitas-universitas lainnya. Keberadaan divisi ini sangat berperan besar terhadap persentase penerimaan kerja universitas kami.Di universitas lain pada umumnya, pelajar-pelajar asing di gabungkan dengan pelajar Jepang untuk mencari pekerjaan. Akan tetapi, di University of Marketing and Distribution Sciences dimana terdapat sekitar 500 pelajar asing ini, divisi khusus untuk membantu pelajar asing dan departemen ketenagakerjaan bekerjasama sebagai pipa penghubung antara pelajar asing yang ingin mencari pekerjaan di Jepang dan perusahaan-perusahaan yang ingin merekrut pelajar asing untuk bekerja.

Kurikulum yang dirancang secara tegas untuk berfokus pada masa depan.

OBKG:Sejak kapan pelajar asing mulai melakukan kegiatan mencari pekerjaan?

Ryuka:Kurikulum di University of Marketing and Distribution sciences di desain khusus untuk mempersiapkan mahasiswa mencari pekerjaan sejak mereka memasuki jenjang universitas sehingga mereka dapat melihat gambaran masa depan mereka lebih cepat dibandingan dengan universitas-universitas lainnya.
Di tahun pertama sudah ada banyak jenis pekerjaan yang bisa dituju dari 3 fakultas yang tersedia yaitu Faculty of Commerce, Faculty of Economics, dan Faculty of Human and Social Sciences. Target utama dari pelajar-pelajar asing sebagian besar merupakan perusahaan umum.
Memang sulit bagi mereka untuk memilih jalur karier yang tepat. Oleh karena itu kami mengundang orang-orang yang berada di garis depan dari banyak perusahaan sebagai instruktur untuk memberikan kelas ataupun seminar sehingga mahasiswa kami bisa mendapat gambaran yang lebih realistis tentang diri mereka setelah bekerja nanti.

OBKG:Bagaimana dengan pencarian pekerjaan diluar Jepang?

Ryuka:Perusahaan Jepang memiliki ekspektasi yang tinggi untuk pelajar asing sebagai titik temu dengan negara lain. Baik dalam bidang pariwisata dan perdagangan, di negara-negara dimana ada perusahaan Jepang yang berkembang, pasti ada kebutuhan akan sumber daya manusia yang dapat membimbing staf lokal sambil menangani masalah dengan bahasa, budaya, dan adat istiadat lokal dengan baik.

OBKG:Secara spesifik, tempat kerja seperti apa yang direkomendasikan?

Ryuka:Kami merekomendasikan pekerjaan di dunia bisnis distribusi dan penjualan bergaya Jepang seperti supermarket dan convenience store yang sedang melanda dunia saat ini. Dengan digunakannya POS (Point of Sale) System yang dikembangkan di Jepang, sumber daya manusia yang memiliki keterampilan tinggi dan memahami bagaimana cara melakukan pekerjaan secara efisien mulai dari kasir, hingga mengontrol gudang inventaris serta jalur pengiriman barang dari supplier sangatlah dicari dalam berbagai bidang.
Selain itu, banyak juga mahasiswa internasional yang melanjutkan studi ke tingkat S2 di University of Marketing and Distribution Sciences.
Di program S2, mahasiswa dapat mendalami studi tentang distribusi, manajemen, dan ekonomi, serta berperan sebagai spesialis yang berkontribusi di masyarakat.

Jepang, dan juga seluruh dunia,
menantikan kontribusi dan kesuksesan kalian!

OBKG:Terakhir, apakah ada pesan untuk pelajar asing yang ingin mencari kerja baik di Jepang maupun di luar negeri?

Ryuka:Senjata terbesar kalian adalah semangat pantang menyerah dan ambisi untuk mewujudkan impian kalian. Jika mentalitas tangguh ini diperkuat dengan keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaan, impian kalian pasti bisa terwujud.